Tuesday, July 24, 2018

Jakarta July Travel





Malam itu, tepat pukul 20.00. Mengejar penerbangan pada jam 23.45. Dari arah Depok menuju Bandara Soeta. Mau lewat mana nihh... Biasanya naik damri atau angkutan umum, kali ini diantar pakai mobil sendiri.

Coba pakai google map, eh malah diarahkan ke arah jalan yang tidak lewat jalan tol. Kelamaan nantinya..Akhirnya pakai jurus pamungkas.."nanya orang".

Jawabannya belok kiri masuk tol. Nanti pilih yang Cawang bukan Jagorawi. Oke Clear!! Sudah masuk tol, kan gampang tinggal baca petunjuk jalan. 

Cawang tetap berada di lajur kanan. Tol Jagorawi Jakarta - Bogor berada di lajur kiri.  Jadi kepikiran mau cari di KBBI apa sih perbedaan kata 'jalur' dan 'lajur'?

Beberapa saat tiba-tiba ada petunjuk yang menyebutkan Bandara Soekarno - Hatta. Jadilah mobil mengikuti petunjuk tersebut. Belok kiri! Bukannya ikut jalur Cawang yang dari tadi kanan.

Setelah beberapa lama...cukup lama...tidak ada lagi petunjuk Bandara Soeta. Mulai bingung. Malah yang muncul Jakarta - BSD atau apa gituhh..pokoknya itu pastinya menjauh dari Bandara..dan jam masih ( atau sudah )  menunjukkan pukul 21.30.

Jurus pamungkas kembali digunakan..kali ini tidak bisa berhenti untuk bertanya karena di jalan tol,  jadi harus menelpon. Yang ditelepon harusnya orang yang tahu jalan. Siapa lagi yang memenuhi kriteria..selain supir Grab. :)

Pembicaraan berakhir ketika petunjuk bandara kembali terlihat tepat dengan gerbang tol yang disebutkan sang supir.. Ahh mulai lega.. akhirnya memasuki tol bandara dan tiba 45 menit lebih cepat dari waktu boarding.




Lesson Learned :
Berjalan dengan Tuhan itu ngeri ngeri sedap.. kata seseorang yang pernah aku kenal...
Bagaimana tidak...apa saja bisa terjadi..terlambat pesawat bukan karena macet, jalan tetap lancar 70 - 90 km /jam tapi rutenya salah..malah mutar-mutar..tersesat dan waktu habis..

Petunjuk kadang ada, tapi kadang juga hilang. Yang penting tetap berserah. Doa. Ucap syukur. Percaya bahwa Tuhan tidak pernah kehilangan kontrol atas hidup kita. Kadang Tuhan ngomong. Tapi kadang juga Tuhan diam. Sama dengan petunjuk tadi. Tapi, tergantung kitanya.. terkadang kalau kita sudah putus asa, 'terpaksa' cari bantuan dari yang lain.

Terima kasih atas tuntunanMu..Tanpa Kau..kami pasti masih terus berputar-putar di jalan dan menghabiskan waktuMu yang berharga.
Ajar kami untuk mengerti jalan-jalanMu. Karena semua jalanMu itu ajaib, indah dan sempurna..







No comments:

Post a Comment