Sunday, May 6, 2018

Here as it is in Heaven

Gereja Bukit Kasih, Dengen Mappu Village


Perjalanan dari Mamuju menuju desa Mappu, ditempuh sekitar 4 -5 jam. Kami berangkat pada pukul 15.00 dan tiba pada 17.30. Semula kami melewati jalanan beraspal yang licin namun selanjutnya adalah jalanan berbatu dan harus menempuh sekitar 9 sungai..? 
Wow..
Jujur..saya benar-benar menghitungnya.. berharap untuk sampai di sungai yang terakhir.




Sungai yang dilewati ketika menuju Mappu



Sedih juga melihat kenyataan bahwa masih ada daerah di Indonesia ( Bagian Tengah) yang masih harus melalui sungai. Tidak ada jembatan atau gorong-gorong. Kalaupun ada itu untuk dilewati orang ketika sungai meluap disaat banjir.

Mobil yang digunakan juga bukanlah tipe 4WD (four wheel drive), melainkan mobil Avanza biasa. Selama cuaca tidak hujan dan sungai tidak meluap,bisa cepat campai ke tujuan. 

Masih ada hal lain yang membuat hati ini terasa miris. Di jaman sekarang dengan segala kecanggihan teknologinya, namun kenyataan membuktikan bahwa di tempat ini ( Mappu) masih belum ada sinyal telekomunikasi. 

Jadi datang ke tempat ini seakan kita akan hilang dalam peradaban karena tidak dapat membangun kontak dengan dunia luar. Sinyal televisi sudah diterima, kecuali jaringan telekomunikasi. Sesuatu yang terasa sungguh diluar dugaan. Kecuali jika wilayahnya bergunung-gunung yang membuat kesulitan membangun provider. 

Namun begitulah, kenyataan yang perlu ditelusuri lagi oleh pemerintah pusat ( tentunya).